Stargarden

Makna Berlatih Seni Beladiri Pancaksilat

Juni 28th, 2018

Makna Berlatih Seni Beladiri Pancaksilat

Makna Berlatih Seni Beladiri Pancaksilat

Star Garden. – Masih Sekian Banyak Orang yang beranggapan bahwa berlatih beladiri sama saja dengan meningkatkan tingkat emosional kita. Karena berlatih seni beladiri diajarkan cara memukul, menendang, menyerang serta menghindar dan menangkis yang merupakan gerak-gerak umum pada sebuah perkelahian. Apalagi ditambah dengan banyaknya adegan film action atau cerita-cerita laga yang selalu mengkaitkan beladiri dengan kekerasan.

Tidak salah juga banyak orang yang beranggapan seperti itu terutama bagi yang belum pernah mencoba mempelajari sebuah beladiri. Namun Anggapan tersebut sangatlah tidak benar. Karena manfaat berlatih beladiri itu banyak sekali bahkan pada tingkatan tertentu sebauh perguruan beladiri mulai mengajarkan filosofi yang terkandung dalam setiap jurus yang dipelajari dan aplikasi filosofi tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Secara umum, manfaat sebagai sarana membeladiri dari kekerasan untuk sa’at ini justru mulai berkurang, beriring dengan banyak bermunculan budaya modern Seperti permainan Domino QQ yang mulai meninggalkan budaya kekerasan, tingkat kejahatan yang menurun dan kesadaran akan hukum.

Walaupun tidak bisa dipungkiri ada beberapa wilayah yang budaya kekerasannya masih melekat atau tingkat kriminalnya masih tinggi. Jangankan menyakiti seseorang dengan memukul atau menendang, menyakiti seseorang dengan bahasa verbal saja bisa berurusan dengan hukum. Sehingga manfaat untuk olahraga, prestasi dan pengembangan ini justru menonjol.

Beberapa Manfaat berlatih Seni Beladiri :

  • Sebagai Sarana Membeladiri

Tujuan utama membeladiri adalah selamat. Terkadang sebuah konflik atau kejahatan bisa dihindari ketika lawan atau pelaku kejahatan mengurungkan niat untuk berhadapan dengan kita karena emosi mereka menurun atau menjadi segan, jika kita menghadapinya dengan tenang dan percaya diri. Namun jika konflik tidak bisa dihindari, setidaknya kita sudah siap untuk menghadapinya.

  • Dapat Dijadikan Latihan Olahraga

Seperti halnya manfaat olah raga yang lain. Berlatih beladiri secara teratur sama manfaatnya dengan berolahraga secara teratur, yaitu akan meningkatkan kebugaran, karena otot yang ada akan terlatih untuk bergerak dan membuat tubuh menjadi lebih sehat serta meningkatkan daya tahan tubuh dan tidak mudah sakit. Gerakan-gerakan tertentu, terutama yang menggunakan unsur kecepatan, turut memacu fungsi jantung dan paru-paru. Sehingga peredaran darah dan nafas kita akan lebih lancar.

  • Membuat Badan Sehat

Gerakan memukul, menendang, merunduk, melompat dan lainnya seringkali diterapkan dalam seni bela diri. Gerakan lainnya seperti gerakan berlari, sit up, push up, berjalan juga jongkok semua itu bisa melatih otot kita agar menjadi lebih kuat, cekatan, tangkas, cepat.

  • Meningkatkan Kepercayaan Diri Sendiri

Ketika kita merasa mempunyai kemampuan lebih maka akan bisa meningkatkan rasa percaya diri. Disamping itu memang dalam perguruan beladiri umumnya memang kita dilatih dan dikondisikan agar rasa percaya diri serta keberanian kita muncul.

  • Menambahkan Kedisiplikan Diri

Setiap bela diri pastinya akan memilki teknik/ jurus dan aturan, yang harus diterapkan dengan displin. Karena tanpa adanya displin dalam menerapkan jurus maupun aturan, sangat dimungkinkan bahwa hasil dari berlatih beladiri tidak akan maksimal. Tingkatan dalam beladiri juga memaksa seseorang untuk berusaha dengan disiplin, untuk memenuhi beberapa persyaratan untuk mencapainya.

Pada ujian kenaikan tingkat maka ada beberapa materi yang diujikan untuk bisa memenuhi syarat naik tingkat, misalnya penguasaan teknik, penerapan jurus, kecepatan maupun daya tahan. Dan ini hanya bisa dicapai dengan disiplin diri. Walaupun penguasaan tekniknya bagus, namun penerapan atau kecepatannya tidak memenuhi syarat tentu bisa menggagalkan hasil ujian tersebut.

Itulah beberapa Manfaat dai berlatih seni beladiri yang sebenarnya masih banyak manfaat lain dari berlatih seni beladiri. Namun terkadang agak susah untuk menjelaskannya. Karena akan lebih baik jika kalian mencoba nya sendiri apa manfaat yang sebenarnya jika berlatih seni beladiri

Pengertian Seni Bela Diri Pancak Silat

Juni 7th, 2018

Bela Diri Pancak Silat

Pengertian Seni Bela Diri Pancak Silat

Star Garden. – Pancak Silat adalah suatu seni bela diri tradisional yang berasal dari Kepulauan Melayu. Seni bela ini secara luas telah dikenal di Indonesia, Malaysia, Brunei, Singapore, Filipina selatan serta Thailand Selatan sesuai dengan penyebaran berbagai suku bangsa Nusantara.

Namun berkat peranan para pelatih asal Indonesia kini vietnam juga telah memiliki pesilat-pesilat yang tangguh. Induk organisasi pencak silat di Indonesia sendiri adalah Ikatan Pencak Silat Indonesia ( IPSI ). Organisasi yang mewadahi federasi-federasi pencak silat di berbaga inegara adalah Persekutuan Pencak Silat Antar Bangsa ( Persilat ) yang dibentuk oleh Indonesia, Singapura, Malaysia dan Brunei Darussalam.

Pencak Silat sendiri adalah seni beladiri yang memerlukan banyak konsentrasi ada juga pengaruh budaya Cina, agama Hindu, Budha dan Islam dalam pencak silat biasanya setiap daerah di Indonesia mempunyai aliran pencak silat yang khas. Contohnya daerah Jawa Barat terkenal dengan aliran Cimande dan Cikalong, di Jawa Tengah ada juga aliran Merpati Putih dan di Jawa Timur ada Aliran Perisai Diri

Setiap Empat tahun di Indonesia akan mengadakan pertandingan pencak silat tingkat nasional dalam Pekan Olahraga Nasional. Pencak silat juga dipertandingkan dalam SEA Games sejak tahun 1987. Di luar Indonesia juga ada banyak penggemar pencak silat seperti di Australia, Belanda, Jerman dan Amerika

Sejarah Pencak Silat Bela Diri

Bangsa Indonesia telah memiliki cara pembelaan diri yang ditujukan untuk melindungi dan mempertahankan kehidupannya atau kelompoknya dari tantangan alam. Mereka menciptakan bela diri dengan menirukan gerakan bintang yang ada di alam sekitarnya seperti gerakan Kera, harimau, ular serta burung elang. Asal mula ilmu bela diri di nusantara ini kemungkinan juga berkembang dari keterampilan suku-suku asli Indonesia dalam berburu dan berperang dengan menggunakan parang, perisai dan tombak misalnya seperti dalam tradisi suku Nias  yang hingga abad ke-20 relatif tidak tersentuh pengaruh luar.

Pancak Silat diperkirakan menyebar di kepulauan nusantara semenjak abad ke-7 masehi akan tetapi asal mulanya belum dapat ditentukan secara pasti. Kerajaan-kerajaan besar seperti Sriwijaya dan Majapahit disebutkan memiliki pendekar pendekar besar yang menguasai ilmu bela diri dan dapat menghimpun prajurit-prajurit yang kemahiran dalam pembelaan diri dapat diandalkan. Peneliti silat Donald F Draeger berpendapat bahwa bukti adanya seni bela diri bisa dilihat dari berbagai artefak senjata yang ditemukan dari masa klasik ( Hindu-Budha) serta pada pahatan relief-relief yang berisikan sikap-sikap kuda-kuda silat di Candi Prambanan dan Borobudur. Dalam bukunya Draeger menuliskan bahwa senjata dan seni beladiri silat adalah tak terpisahkan, bahkan hanya dalam olah tubuh saja melainkan juga pada hubungan spiritual yang terkait erat dengan kebudayaan Indonesia. Sementara itu Sheikh Shamsuddin berpendapat bahwa terdaapat pengaruh ilmu bela diri dari Cina dan India dalam silat. Hal ini karena sejak awal kebudayaan melayu telah mendapat pengaruh dari kebudayaan yang dibawa oleh pedagang maupun perantau dari Indoa, Cina dan Mancanegara lainya.

Istilah Dalam Pencak silat

  • Kuda – Kuda : Adalah posisi Menapak kaki untuk memperkukuh posisi tubuh. Kuda-kuda yang kuat dan kukuh penting untuk mempertahankan posisi tubuh agar tidak mudah dijatuhkan. Kuda-kuda juga penting untuk menahan dorongan atau menjadi dasar titik tolak serangan ( tendangan atau pukulan )
  • Sikap dan Gerak : Pencak silat ialah sistem yang terdidi dari Sikap ( posisi ) dan gerak-gerik ( pergerakan ). ketika seorang pesilat bergerak ketika bertarung sikap dan geraknya tubuh berubah mengikuti perubahan posisi lawan secara berkelanjutan. Segera setelah menemukan kelemahan pertahanan lawan maka pesilat akan mencoba mengalahkan lawan dengan saru serangan yang cepat.
  • Langkah : Ciri khas dari pesilat adalah penggunaan langkah. Langkah ini penting di dalam permainan silat yang baik dan benar. Ada beberapa pola langkah yang dikenali contohnya langkah tiga dan langkah empat
  • Kembangan : adalah gerakan tangan dan sikap tubuh yang dilakukan sambil memperhatikan, mewaspadai gerak-gerik musuh, sekaligus mengenai celah pertahanan musuh. Kembangan utama biasanya dilakukan pada awal laga dan dapat bersifat mengantisipasi serangan atau mengelabui musuh. Seringkali gerakan kembang silat menyerupai tarian atau dalam menpo Sunda menyerupai ngibing ( berjoget ) kembangan adalah salah satu bagian dari penilaian utama dalam seni pencak silat yang mengutamakan keindahan gerakan.
  • Buah : Pencak silat juga memiliki macam yang banyak dari teknik bertahan dan menyerang. Secara tradisional istilah teknik ini dapat disamakan dengan buah. Pesilat biasa menggunakan tangan, Siku, Lengan, Kaki lutut dan telapak kaki dalam serangan. Teknik umum termasuk tendangan, pukulan sandungan, sapuan mengunci melempar menahan mematahkan tulang sendiri dan lain-lainya.
  • Jurus :Jurus: pesilat berlatih dengan jurus-jurus. Jurus ialah rangkaian gerakan dasar untuk tubuh bagian atas dan bawah, yang digunakan sebagai panduan untuk menguasai penggunaan teknik-teknik lanjutan pencak silat (buah), saat dilakukan untuk berlatih secara tunggal atau berpasangan. Penggunaan langkah, atau gerakan kecil tubuh, mengajarkan penggunaan pengaturan kaki. Saat digabungkan, itulah Dasar Pasan, atau aliran seluruh tubuh.
  • Sapuan dan Guntingan: adalah salah satu jenis buah (teknik) menjatuhkan musuh dengan menyerang kuda-kuda musuh, yakni menendang dengan menyapu atau menjepit (menggunting) kaki musuh, sehingga musuh kehilangan keseimbangan dan jatuh.
  • Kuncian: adalah teknik untuk melumpuhkan lawan agar tidak berdaya, tidak dapat bergerak, atau untuk melucuti senjata musuh. Kuncian melibatkan gerakan menghindar, tipuan, dan gerakan cepat yang biasanya mengincar pergelangan tangan, lengan, leher, dagu, atau bahu musuh.

Senjata Pencak Silat

Selain bertarung dengan tangan kosong pencak silat juga mengenal berbagai macam senjata antara lainya adalah :

  • Keris: sebuah senjata tikam berbentuk pisau kecil, sering dengan bilah bergelombang yang dibuat dengan melipat berbagai jenis logam bersama-sama dan kemudian cuci dalam asam.
  • Kujang: pisau khas Sunda
  • Samping/Linso: selendang kain sutera dipakai sekitar pinggang atau bahu, yang digunakan dalam penguncian teknik dan untuk pertahanan terhadap pisau.
  • Galah: tongkat yang terbuat dari kayu, baja atau bambu .
  • Cindai: kain, biasanya dipakai sebagai sarung atau dibungkus sebagai kepala gigi. Tradisional perempuan menutupi kepala mereka dengan kain yang dapat diubah menjadi cindai.
  • Tongkat/Toya: tongkat berjalan yang dibawa oleh orang tua, pengelana dan musafir.
  • Kipas: kipas lipat tradisional yang kerangkanya dapat terbuat dari kayu atau besi.
  • Kerambit/Kuku Machan: sebuah pisau berbentuk seperti cakar harimau yang bisa diselipkan di rambut perempuan.
  • Sabit/Clurit: sebuah sabit, biasa digunakan dalam pertanian, budidaya dan panen tanaman.
  • Sundang: sebuah ujung pedang ganda Bugis, sering berombak-berbilah
  • Rencong: belati Aceh yang sedikit melengkung
  • Tumbuk Lada: belati kecil yang juga sedikit melengkung mirip
    rencong, secara harfiah berarti “penghancur lada”.
  • Gada: senjata tumpul yang terbuat dari baja.
  • Tombak: lembing yang terbuat dari bambu, baja atau kayu yang kadang-kadang memiliki bulu yang menempel di dekat pisau.
  • Parang/Golok: pedang pendek yang biasa digunakan dalam tugas sehari-hari seperti memotong saat menyisir hutan.
  • Trisula: tiga sula atau senjata bercabang tiga
  • Chabang/Cabang: trisula bergagang pendek, secara harfiah berarti “cabang”.

Demikian Sedikit Pengertian serta Sejarah Seni bela diri Pencak silat hingga Senjata yang di gunakan dalam pertandingan bela diri pencak silat.