Stargarden

Bikin Merinding, Inilah Tarian Tradisional yang Mengandung Hal Mistis

Oktober 4th, 2018

Bikin Merinding, Inilah Tarian Tradisional yang Mengandung Hal Mistis

Bikin Merinding, Inilah Tarian Tradisional yang Mengandung Hal Mistis

Star Garden. – Salah satu bentuk kesenian dan budaya Indonesia berupa tarian tradisional. Setiap daerah bahkan suku tertentu mempunyai jenis tarian tersendiri, misalnya saja Tari Gambyong dari Jawa Tengah, Ronggeng Gunung dari Pasundan, atau Kecak Bali. Semuanya punya keunikan dan ciri khas sendiri sehingga tak dimiliki oleh tempat atau bahkan negara lain. Oleh sebab itulah mengapa kita wajib berbangga dengan semua keragaman tersebut dan berusaha mel;estarikan agar tak punah apalagi sampai diambil bangsa lain.

Saking beragamnya tarian tradisional di Indonesia maka muncul penggolongan atau dibedakan berdasarkan hal tertentu. Misalnya saja kesenian tari mistis yang katanya dapat memanggil arwah atau penarinya dirasuki makhluk gaib. Ini bukan tak mungkin terjadi, mengingat negara kita kental akan budaya nenek moyang masa lampau. Tradisi dan ritual sakral hampir dipunyai tiap daerah, sebut saja Kota Jogja, Bali, Madura, Semarang, dan lainnya. Penduduknya juga sangat memercayai kekuatan magis terlibat dalam tiap kehidupan manusia.

Jenis Tari Mistis yang Ada di Indonesia

Kali ini ada beberapa informasi seru mengenai jenis kesenian tari mistis dari Indonesia. Apa sajakah itu? Silahkan simak penjelasannya berikut!

  1. Bedhaya Ketawang

Bedhaya Ketawang merupakan tarian dari Jawa Tengah tepatnya berasal dari keraton Yogyakarta. Seperti yang sudah kita ketahui jika provinsi tersebut kental akan hal-hal mistis dan sampai sekaranng masih dianggap keramat oleh sebagian besar penduduk Jawa. Konon katanya sejarah terbentuknya tari Bedhaya Ketawang berasal dari rasa cinta Nyi Roro Kidul terhadap raja pertama Mataram.

Untuk mengungkapkan perasaan dan kegundahannya maka kanjeng ratu mempersembahkan kesenian tersebut. Ada sembilan orang penari wanita berpakaian adat serba lengkap yang menari dengan gerakan lemah gemulai serta diiringi musik indah. Masyarakat setempat percaya kalau nantinya Ratu Pantai Selatan tersebut bakal ikut menari bersama mereka.

  1. Tari Salai Jin

Ternyata wilayah Indonesia bagian tengah seperti Maluku Utara juga mempunyai tari mistis disebut sebagai Salai Jin. Tujuan pertunjukan tradisional ini untuk meminta roh penguasa setempat untuk menyelesaikan masalah atau gangguan yang rasanya sangat berat, misalnya bencana alam, kelaparan, panen gagal, Keberuntungan Bermain Casino online, dan lain sebagainya. Ada syarat khusus yang harus dipenuhi yaitu jumlah penarinya haruslah angka genap, tak boleh ganjil supaya terhindar dari malapetaka.

  1. Tari Seblang

Di daerah Banyuwangi, Jawa Timur para warga sering melakukan tradisi Tari Seblang. Kesenian berbau mistis yang katanya bisa memanggil makhluk halus dan roh leluhur. Meskipun telah dilakukan sepanjang generasi tetapi mereka tak tau pasti kapan tarian ini dimulai. Tujuan utamanya sendiri adalah sebagai sarana membersihkan desa dari malapetaka atau gangguan tak kasat mata yang bersifat merusak.

  1. Tari Lumense

Berali ke Povinsi Sulawesi Tenggara dimana ada Tari Lumense kesenian tradisional Pulau Buton. Arti kata Lumense adalah terbang tinggi sehingga berarti ritual persembahan bagi roh halus bernama Kowanuano yang dianggap sebagai penguasa. Selain itu roh tersebut juga katanya dapat dimintai pertolongan, keberuntungan serta perlindungan dari segala macam marabahaya.

  1. Tari Sigale-Gale

Sumatera Utara, tepatnya daerah dekat dengan Danau Toba memang tak lepas dari hal mistis dan horror. Bagi suku Batak Samosir, tarian bernama Sigale-Gale menjadi salah satu kesenian wajib yang dilakukan dari zaman dahulu sampai sekarang secara rutin. Sejarah munculnya tari tersebut berasal dari kisah seorang raja yang ditinggal mati oleh putra kesayangan dan satu-satunya.

Raja menjadi sedih dan sering sakit-sakitan sehingga fisiknya melemah. Karena rakyat begitu mencintai sang pemimpin maka dibuatlah sebuah patung sebagai perwujudan anak sang raja. Seiring waktu muncul kabar kalau boneka itu dimasuki arwah dari putra mahkota yang sudah meninggal. Semenjak itu seluruh rakyat menari mengelilingi patung untuk meminta kesembuhan raja mereka. Akhirnnya raja tersebut sembuh seperti sedia kala.

  1. Tari Barong

Saat Anda liburan ke Bali dan menyaksikan pertunjukan tradisional maka seringkali disajikan tari Barong. Sebuah tari mistis yang menurut sejarah ada roh gaib turut ikut pagelaran tersebut. Bahkan sempat terjadi beberapa kasus wisatawan mengalami kerasukan saat atau setelah menonton tarian tersebut. Sementara itu barong adalah sejenis roh singa Bali yang berperang melawan raja kejahatan yakni Rangda.

  1. Tari Ronggeng

Penari Ronggeng seringkali disebut sebagai wanita penggoda laki-laki karena di zaman dahulu tarian ini memang untuk hiburan. Penari akan melenggang manja serta menyanyi merdu sambil menarik pria berjoget bersama.

Namun ada cerita mistis dibaliknya yaitu adanya roh mengikuti sang penari atau bahkan masuk ke dalam raga supaya mereka bisa melakukan pertunjukan sampai berjam-jam tanpa henti. Menurut sejarahnya, tarian Ronggeng berasal dari seorang dewi yang balas dendam karena kematian suaminya.

Begitu banyak budaya tradisional dari Indonesia, mulai dari sifatnya menyenangkan, menegangkan sampai menakutkan. Beberapa tarian diatas dipercaya dapat memanggil makhluk gaib, berkomunikasi dan memasukkan mereka ke dalam tubuh manusia. Hampir tiap daerah nampaknya punya kesenian tari mistis karena melestarikan warisan dari para leluhur.

 

Yuk Kenali Apa Saja Kesenian Lawas Indonesia yang Hampir Punah

Oktober 4th, 2018

Yuk Kenali Apa Saja Kesenian Lawas Indonesia yang Hampir Punah!

Yuk Kenali Apa Saja Kesenian Lawas Indonesia yang Hampir Punah

Star Garden. – Coba sebutkan apa saja kesenian Indonesia yang sifatnya masih asli dan tradisional? Kebanyakan anak muda zaman sekarang tidak tau sama sekali mengenai seni dan budaya tanah air. Penyebab utamanya hanya satu yaitu sudah terpengaruh oleh budaya asing dan teknologi modern seperti gadget sehingga melupakan berbagai macam tradisi daerah sendiri.

Meskipun tak langsung memberikan dampak buruk bagi kehidupan penduduk tetapi Anda dapat merasakan kerugiannya secara perlahan. Salah satunya bangsa kita bisa kehilangan jati diri dan paling parah satu persatu warisan budaya akan diambil atau diklaim negara lain. Kalau sudah terjadi maka masyarakat langsung marah, saling tunjuk dan menyalahkan satu sama lain. Lalu dimanakah peran kita beberapa tahun lalu?

Kesenian Indonesia Perlahan Punah

Pada kenyataannya ada begitu banyak jenis kesenian Indonesia mengalami kepunahan karena sudah tak dilestarikan lagi. Masyarakat seaakan lupa bagaimana nenek moyan terdahulu berusaha menciptakan suatu karya seni baik berupa tarian, nyanyian, syair, pantut, dan lain sebagainya. Sementara itu kesenian merupakan bagian dari budaya negara sehingga bukan hanya sekedar tradisi suatu daerah saja melainkan menunjukkan ciri khas, identitas dan keragaman bangsa. Adapun penyebab kepunahan terjadi yaitu:

  1. Tergerus perkembangan zaman dan teknologi modern.
  2. Masyarakat enggan melestarikan atau bahkan sekedar mengenal beberapa kesenian tradisional.
  3. Anak muda dan generasi bangsa lebih memilih jenis budaya baru seperti tarian Kpop, lagu barat, musik rock, dance, dll.
  4. Merasa malu dan menganggap seni lawas merupakan suatu hal kuno serta kurang keren.

Macam Kesenian Lama Indonesia yang Nyaris Hilang

Rasanya sayang sekali kalau sampai satu demi satu kebudayaan dan kesenian Indonesia lenyap begitu saja. Padahal itu bisa menjadi bukti sejarah paling nyata ketimbang hanya berupa gambar atau cerita saja. Berikut ini ada beberapa contoh seni tradisional baik tari ataupun musik yang hampir punah.

  1. Kesenian topeng Menor

Pernah mendengar Topeng Menor? Kesenian ini berkembang pesat di kawasan Desa Jati, tepatnya di Kecamatan Cipunagara. Disebut begitu karena dulunya ada seorang penari topeng dengan wajah cantik jelita serta bersuara merdu. Ia pandai sekali menari menggunakan kostum topeng tradisional sehingga seringkali dipanggi sebagai menor.

Menariknya lagi ada beberapa macam karakter penari seperti memainkan perawakan luwes, lemah lembut, seorang ksatria, gaya Rahwana, dll. Jadi tak hanya menonjolkan tarian saja melainkan nyanyian serta sekilas mirip terater drama.

  1. Tari Ronggeng Ketuk

Kalau mendengar kata Ronggeng maka masyarakat berfikir jika kesenian tersebut mengandung unsur mistis bahkan seksualisme. Pasalnya tarian tersebut muncul karena  ditujukan untuk memuaskan para penonton pria dimana penari akan berjoget dan mendapatkan uang saweran. Stigma negatif kemudian muncul seiring waktu bahkan sampai sekarang.

Sementara itu, jenis Tari Ronggeng Ketuk asalnya dari Desa Lelea, bertujuan untuk mencari jodoh dimana penari akan menggoda para pria muda atau jejaka. Kemudian mereka akan menari bersama, saling jatuh cinta dan menjalin hubungan asmara sampai menikah. Tari tersebut juga biasanya digunakan untuk mengiringi upacara adat Ngarot ataupun yang sifatnya sakral.

  1. Seni Uyeg

Tidak berupa tarian, Seni Uyeg merupakan jenis teater rakyat berasal dari Sukabumi di bagian pantai selatan. Kesenian Indonesia ini sangat populer di Kampung Citepus, Pelabuhan Ratu tetapi pernah punah di tahun 1950. Beruntungnya ada seorang tokoh sejarah sekaligus budayawan berhasil melestarikan kembali Seni Uyeg bernama Anis Djatisunda.

  1. Gondang Buhun

Kesenian ini berasal dari Kampung Kuta dan sudah dimainkan sejak lama sekali. Godang Buhun tidak dimiliki oleh suku atau daerah lain sehingga tergolong sangat langka. Dalam pertunjukan, masyarakat menggunakan alat tradisional berupa alu dengan tinggi sekitar 2 meter. Kemudian ada pula lesung sepanjang 2,4 meter yang diisi dua ikat padi kering atau disebut sebagai geugeus pare.

Kesenian yang satu ini seringkali dipertunjukkan dalam kegiatan sakral, contohnya seperti upacara adat Nguyuh tetapi kali ini tidak menggunakan padi yang ditaruh pada lesung. Ciri khas dari Godang Buhun adalah ditujukan sebagai rasa syukur akan hal baik seperti hajatan pernikahan, khitan, ataupun bentuk lainnya. acara akan dimulai sejak subuh sebelum matahari terbut dimana para wanita khususnya ibu-ibu menumbuk padi bersama menggunakan halu dan lesung. Suara yang dihasilkan inilah yang akan terdengar seperti alunan musik alam menenangkan hati.

Itulah penjelasan mengenai kesenian Indonesia yang hampir punah. Beberapa lainnya malah sudah hilang karena tidak ada masyarakat mau melestarikannya. Sebenarnya ada berbagai cara guna menjaga warisan leluhur tersebut seperti mengenalkan seni budaya tradisional pada anak muda, terutama lingkungan sekolah.

Semakin dini mereka mengetahui dan diajari maka menumbuhkan rasa bangga terhadapnya. Anda juga dapat memulai sendiri tanpa harus menunggu pelajaran dari sekolah, misalnya mengajari anak lagu daerah, mengajak mereka menari tradisional bersama, bermain congkak atau gobak sodor, dan lain sebagainya. Jika sering dimainkan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maka kesenian tersebut tetap melekat kuat dalam diri bangsa Indonesia.

Ragam Kesenian Tari Jawa Tengah yang Mudah untuk Dipelajar Para Pemula

Oktober 1st, 2018
Ragam Kesenian Tari Jawa Tengah yang Mudah untuk Dipelajar Para Pemula

Ragam Kesenian Tari Jawa Tengah yang Mudah untuk Dipelajar Para Pemula

Star Garden. – Seni tari tradisional merupakan salah satu warisan kebudayaan nenek moyang bangsa Indonesia. Setiap provinsi bahkan daerah tertentu tentu mempunyai tarian sendiri yang menunjukkan ciri khas serta keunikan penduduknya. Negara kita sendiri mempunyai ratusan suku bangsa, jadi dapat Anda perkirakan sendiri berapa banyak jenis kesenian tari di dalamnya.

Menari merupakan kegiatan menggerakkan tubuh dengan formasi tertentu sambil diiringi musik. Disebut sebagai tari tradisional karena sudah ada sejak lama di suatu daerah tertentu dan kemudian diteruskan sampai sekarang. Biasanya juga mempunyai tujuan khusus seperti menyambut tamu, hiburan para raja dan rakyat, pengiring upacara adat, dan lain sebagainya. Ciri-cirinya yaitu para penari akan mengenakan pakaian adat serta iring-iringan lagu ataupun instrumen musik tradisional.

Salah satu jenis kesenian paling populer adalah tari Jawa Tengah dimana merupakan provinsi paling kental dengan tradisi dan kebudayaan. Ada puluhan bahkan lebih nama tarian lawas dengan gerakan berbeda-beda bergantung pada asal daerahnya masing-masing.

Banyak orang menganggap kalau jenis kesenian disana berhubungan dengan perkara mistis seperti pemanggilan arwah, bentuk penghormatan pada leluhur, atau menggunakan kekuatan magis ketika pertunjukan dimulai. Seiring berkembanganya zaman, sebagian kecil dari tarian tersebut dimodifikasi dengan cara mencampur unsur modern agar mudah berbaur dan diterima oleh masyarakat.

Macam Tari Jawa Tengah yang Mudah Dipelajari

Tak hanya dikenal karena kemistisannya, tari Jawa Tengah juga dipandang terlalu rumit dan sulit. Ini karena gerakannya begitu lemah gemulai, lamban namun menggunakan kemampuan luar biasa. Bagi para pemula sudah pasti mengalami kelelahan bahkan sampai pegal-pegal setelah waktu latihan karena setiap anggota tubuh rasanya seperti dipelintir ke berbagai arah. Oleh sebab itulah mengapa Anda disarankan belajar jenis tarian yang mudah, contohnya saja sebagai berikut!

  1. Tari Gambyong

Asalnya dari masa kerajaan Surakarta sebagai perpaduan tarian rakyat dan keraton. Pada mulanya hanya merupakan pembuka atau pengiring acara panen atau upacara sakral. Kemudian saat ini dipergunakan sebagai tarian penyambut tamu penting seperti presiden, menteri, dan lain sebagainya. Gerakan Gambyong begitu lemah gemulai dan tak terlalu banyak perubahan atau diulang-ulang saja sehingga mudah sekali dihafal. Sementara itu mengenai kostum juga biasanya menggunakan pakaian adat Jawa berupa jarik kemben, selendang, bagian rambut disanggul dan tak memakai alas kaki.

  1. Tari Bondan Payung

Asal dari tarian Bondan Payung yaitu Surakarta atau Solo, menceritakan kasih sayang ibu terhadap anaknya. Ciri khas paling menarik adalah para penari menggunakan payung beserta boneka bayi dalam gendongan. Karena itulah mengapa gerakan demi gerakannya begitu simpel karena ceritanya sedang membawa dan memeluk anaknya. Namun bagian paling sulit dan menegangkan adalah ketika penari harus berdiri di atas kendi tanah dan berusaha tidak memecahkannya. Kabarnya tarian ini butuh konstrasi tinggi sekaligus sedikit kekuatan magis agar bisa selesai dengan lancar.

  1. Kethek Ogleng

Kethek berarti kera dimana tarian ini menggambarkan sosok kera putih seperti Hanoman. Menurut sejarahnya, ada orang sakti bernama Raden Gunung Sari yang sengaja mengubah diri jadi kera untuk menipu musuh. Dari situlah inspirasi tarian tersebut dibuat dimana para penari mengenakan kostum kera putih, menari dengan bebas tanpa gerakan pasti diiringi musik ceria.

  1. Tari Kretek

Tari Kretek asalnya dari Kudus, Jawa Tengah dengan ciri khas penari mengenakan pakaian adat dan caping. Konon kabarnya, kesenian tersebut termasuk modern karena diciptakan oleh seorang seniman bernama Endang Tonny dan populer tahun 1985. Ceritanya mengenai kehidupan para buruh rokok kretek yang dulu sangat terkenal dan mendominasi lapangan pekerjaan di Kudus.

  1. Tari Jlantur

Tak hanya para wanita saja yang menari tetapi pria juga. Salah satu jenis kesenian yang dimainkan laki-laki adalah Tarian Jlantur yang berasal dari Boyolali. Tujuannya adalah mengisahkan perjuangan Pangeran Diponegoro saat sedang melawan para penjajah di masa lampau. Gerakannya mudah dihafal karena melibatkan minimal 40 orang penari dalam sekali pentas.

  1. Tari Bedhaya Ketawang

Berasal dari Surakarta, Bedhaya Ketawang bercerita tentang hubungan cinta antara raja Mataram dengan Nyi Roro Kidul. Oleh sebab itulah gerakan serta alunan musiknya begitu lembut mendayu-dayu sehingga dapat dihafalkan dengan mudah.

Biasanya kesenian ini dijadikan sebagai tari pembuka upacara suci, penobatan tahta raja Surakarta, dan kegiatan sakral lainnya. Pesan moral yang disajikan yaitu mengenai kemuliaan dan keluhuran budi. Berdasarkan mitos, ada sembilan orang penari Bedhaya Ketawang dimana Nyi Roro Kidul akan ikut bergabung sebagai penari kesepuluh.

Tari Jawa Tengah memang beragam jenisnya sama seperti permainan Qiu Qiu Online karena asalnya juga dari tiap daerah kecil seperti Banyumas, Surakarta, jogja, Kudus, dan lain sebagainya. Itulah beberapa diantaranya yang punya gerakan simpel dan mudah diingat sehingga penari pemula bisa berlatih secara maksimal.