Stargarden

Beberapa Kesenian Indonesia dan China Yang Mirip

Mei 17th, 2018

Beberapa Kesenian Indonesia dan China Yang Mirip

Star Garden – Tidak bisa dipungkiri bahwa Indonesia dan China telah lama berhubungan baik dari segi ekonomi hingga kebudayaan. Dari hasil hubungan tersebut lahirlah seperti kerja sama dan budaya-budaya yang masih bertahan hingga saat ini. Dan pada kesempatan kali ini kami ingin membahas beberapa kesenian Indonesia dan China yang mirip atau bisa dikatakan terinspirasi dari hal yang sama.

Wayang Cina Jawa dan Wayang Potehi

Wayang Cina Jawa dan Wayang Potehi

Wayang Cina Jawa dan Wayang Potehi

Budaya wayang memang awalnya kenal di Indonesia, namun masing-masing negara ternyata memiliki wayang-wayang yang digunakan. Di Indonesia sendiri khususnya di tanah Jawa, wayang kulit adalah suatu pertunjukan yang memiliki ciri khas yang kuat dan murni dari hasil karya seniman dan filosofi bangsa Indonesia. Kita sama-sama mengetahui bahwa rata-rata wayang kulit dipentaskan dalam bahasa Jawa.

Wayang Cina ini berasal dari Fujian, Cina. Waya kulit Cina Jawa adalah hasil dari perpaduan Kesenian Indonesia dan Cina. Bisa dilihat dari cara mementaskan hingga busana yang digunakan oleh karakter-karakter wayang tersebut. Namun untuk jalan ceritanya tentu saja berbeda dari Wayang kulit Jawa. Wayang Cina ini mementaskan dari kisah klasik dari Cina sendiri seperti Sie Djin Koei, Sun Go kong, dan Kisak tiga negara.

Kuntao

Seni Beladiri Kuntao

Seni Beladiri Kuntao

Kuntao atau Kuntau adalah seni beladiri pencak silat khas Indonesia secara garis besarnya. Aslinya Kuntao ini berasal dari komunitas etnis Cina di Asia Tenggara terutama di kepulauan Melayu. Biasanya dihubungkan dengan Indoensia dan Malaysia terutama di Kalimantan. Kuntao bisa dikatakan cukup berbeda dari seni beladiri di Cina sendiri seperti Kungfu, Wushu, atau Wing Chun. Hal ini karena Pencak Silat dan Kuntao saling mempengaruhi satu sama lain. Dan terkadang hal inilah yang membuat perbedaan dari Kuntao dan Pencak Silat susah untuk dibedakan.

Teknik beladiri Kuntao kebanyakan berasal dari daerah Cina Selatan seperti Fujian, Shandong, Kongfu, dan Guangdong. Bahkan beberapa gerakan masih menggunakan nama asli dari Kuntao sendiri seperti Taikek atau Taiji, Pakua, dan Peh Ho atau Baihequan atau jurus bangau putih. Dijakarta sendiri gaya yang diambil adalah dari Fujian. Tidak hanya meniru gaya binatang namun juga meniru gaya-gaya manusia seperti Bayi Yang Baru Lahir dan Orang Mabuk.

Permainan Tradisional
Permainan Tradisional

Permainan Tradisional

Capjikia merupakan permainan Tradisional dari Cina pertama yang dibawa ke Indonesia sebelum permainan dadu. Permainan ini sempat menjadi alat untuk berjudi pada masa penjajahan Belanda di Batavia. Permainan Capjikia ini sendiri bisa dikatakan menjadi favorit oleh para penjudi di Batavia sendiri. Permainan ini jauh sudah ada sebelum permainan Domino Qiu memasuki Indonesia. Fakta yang mengejutkan adalah permainan Capjikia ini sendiri masih sering dimainkan di Indonesia oleh komunitas-komunitas Cina. Terlepas dari berjudi atau tidak permainan ini selalu menjadi nomor satu saat kumpul keluarga.

Bagaimanapun juga kita tidak bisa mengelak bahwa banyak budaya Cina yang diresap kedalam kesenian Indonesia. Tidak peduli etnis, suku atau ras, kesenian tetap harus kita jaga karena hal itu menjadi nilai jual kepada para turis-turis. Semoga tulis kami tentang kesenian Indonesia dan Cina yang mirip dapat menambah wawasan anda.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*