Stargarden

Ragam Kesenian Tari Jawa Tengah yang Mudah untuk Dipelajar Para Pemula

Oktober 1st, 2018
Ragam Kesenian Tari Jawa Tengah yang Mudah untuk Dipelajar Para Pemula

Ragam Kesenian Tari Jawa Tengah yang Mudah untuk Dipelajar Para Pemula

Star Garden. – Seni tari tradisional merupakan salah satu warisan kebudayaan nenek moyang bangsa Indonesia. Setiap provinsi bahkan daerah tertentu tentu mempunyai tarian sendiri yang menunjukkan ciri khas serta keunikan penduduknya. Negara kita sendiri mempunyai ratusan suku bangsa, jadi dapat Anda perkirakan sendiri berapa banyak jenis kesenian tari di dalamnya.

Menari merupakan kegiatan menggerakkan tubuh dengan formasi tertentu sambil diiringi musik. Disebut sebagai tari tradisional karena sudah ada sejak lama di suatu daerah tertentu dan kemudian diteruskan sampai sekarang. Biasanya juga mempunyai tujuan khusus seperti menyambut tamu, hiburan para raja dan rakyat, pengiring upacara adat, dan lain sebagainya. Ciri-cirinya yaitu para penari akan mengenakan pakaian adat serta iring-iringan lagu ataupun instrumen musik tradisional.

Salah satu jenis kesenian paling populer adalah tari Jawa Tengah dimana merupakan provinsi paling kental dengan tradisi dan kebudayaan. Ada puluhan bahkan lebih nama tarian lawas dengan gerakan berbeda-beda bergantung pada asal daerahnya masing-masing.

Banyak orang menganggap kalau jenis kesenian disana berhubungan dengan perkara mistis seperti pemanggilan arwah, bentuk penghormatan pada leluhur, atau menggunakan kekuatan magis ketika pertunjukan dimulai. Seiring berkembanganya zaman, sebagian kecil dari tarian tersebut dimodifikasi dengan cara mencampur unsur modern agar mudah berbaur dan diterima oleh masyarakat.

Macam Tari Jawa Tengah yang Mudah Dipelajari

Tak hanya dikenal karena kemistisannya, tari Jawa Tengah juga dipandang terlalu rumit dan sulit. Ini karena gerakannya begitu lemah gemulai, lamban namun menggunakan kemampuan luar biasa. Bagi para pemula sudah pasti mengalami kelelahan bahkan sampai pegal-pegal setelah waktu latihan karena setiap anggota tubuh rasanya seperti dipelintir ke berbagai arah. Oleh sebab itulah mengapa Anda disarankan belajar jenis tarian yang mudah, contohnya saja sebagai berikut!

  1. Tari Gambyong

Asalnya dari masa kerajaan Surakarta sebagai perpaduan tarian rakyat dan keraton. Pada mulanya hanya merupakan pembuka atau pengiring acara panen atau upacara sakral. Kemudian saat ini dipergunakan sebagai tarian penyambut tamu penting seperti presiden, menteri, dan lain sebagainya. Gerakan Gambyong begitu lemah gemulai dan tak terlalu banyak perubahan atau diulang-ulang saja sehingga mudah sekali dihafal. Sementara itu mengenai kostum juga biasanya menggunakan pakaian adat Jawa berupa jarik kemben, selendang, bagian rambut disanggul dan tak memakai alas kaki.

  1. Tari Bondan Payung

Asal dari tarian Bondan Payung yaitu Surakarta atau Solo, menceritakan kasih sayang ibu terhadap anaknya. Ciri khas paling menarik adalah para penari menggunakan payung beserta boneka bayi dalam gendongan. Karena itulah mengapa gerakan demi gerakannya begitu simpel karena ceritanya sedang membawa dan memeluk anaknya. Namun bagian paling sulit dan menegangkan adalah ketika penari harus berdiri di atas kendi tanah dan berusaha tidak memecahkannya. Kabarnya tarian ini butuh konstrasi tinggi sekaligus sedikit kekuatan magis agar bisa selesai dengan lancar.

  1. Kethek Ogleng

Kethek berarti kera dimana tarian ini menggambarkan sosok kera putih seperti Hanoman. Menurut sejarahnya, ada orang sakti bernama Raden Gunung Sari yang sengaja mengubah diri jadi kera untuk menipu musuh. Dari situlah inspirasi tarian tersebut dibuat dimana para penari mengenakan kostum kera putih, menari dengan bebas tanpa gerakan pasti diiringi musik ceria.

  1. Tari Kretek

Tari Kretek asalnya dari Kudus, Jawa Tengah dengan ciri khas penari mengenakan pakaian adat dan caping. Konon kabarnya, kesenian tersebut termasuk modern karena diciptakan oleh seorang seniman bernama Endang Tonny dan populer tahun 1985. Ceritanya mengenai kehidupan para buruh rokok kretek yang dulu sangat terkenal dan mendominasi lapangan pekerjaan di Kudus.

  1. Tari Jlantur

Tak hanya para wanita saja yang menari tetapi pria juga. Salah satu jenis kesenian yang dimainkan laki-laki adalah Tarian Jlantur yang berasal dari Boyolali. Tujuannya adalah mengisahkan perjuangan Pangeran Diponegoro saat sedang melawan para penjajah di masa lampau. Gerakannya mudah dihafal karena melibatkan minimal 40 orang penari dalam sekali pentas.

  1. Tari Bedhaya Ketawang

Berasal dari Surakarta, Bedhaya Ketawang bercerita tentang hubungan cinta antara raja Mataram dengan Nyi Roro Kidul. Oleh sebab itulah gerakan serta alunan musiknya begitu lembut mendayu-dayu sehingga dapat dihafalkan dengan mudah.

Biasanya kesenian ini dijadikan sebagai tari pembuka upacara suci, penobatan tahta raja Surakarta, dan kegiatan sakral lainnya. Pesan moral yang disajikan yaitu mengenai kemuliaan dan keluhuran budi. Berdasarkan mitos, ada sembilan orang penari Bedhaya Ketawang dimana Nyi Roro Kidul akan ikut bergabung sebagai penari kesepuluh.

Tari Jawa Tengah memang beragam jenisnya sama seperti permainan Qiu Qiu Online karena asalnya juga dari tiap daerah kecil seperti Banyumas, Surakarta, jogja, Kudus, dan lain sebagainya. Itulah beberapa diantaranya yang punya gerakan simpel dan mudah diingat sehingga penari pemula bisa berlatih secara maksimal.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*